Menurut Kantor Berita ABNA, kota Qom Republik Islam Iran pada selasa (11/10) bertepatan dengan hari kesembilan Muharram menghitam. Ribuan warga Qom dengan berpakaian serba hitam tumpah ruah dijalan-jalan melakukan pawai mengenang kesyahidan Imam Husain As dan keluarganya dan sejumlah sahabatnya di padang Karbala, tahun 61 H silam.
Atraksi-atraksi memukul badan dengan tangan kosong dan cambuk tampak dalam pawai tersebut. Meski demikian tidak ada atraksi melukai diri apalagi sampai berdarah-darah, selain melukai diri dalam peringatan Asyura difatwakan haram oleh ulama-ulama Syiah, juga dilarang keras oleh pemerintah Iran.